Powered by Blogger.

Sejatinya Lamborghini adalah Produsen Traktor

Monday, April 30, 2012

Home > Auto Klasik > Sejatinya Lamborghini adalah Produsen Traktor


PAMERAN mobil Turin Auto Show 1963 merupakan kegiatan yang mewujudkan mimpi seorang Ferruccio Lamborghini selama bertahun-tahun. Di ajang inilah nama Lamborghini memulai menapakkan kaki di dunia mobil eksotis.

Setelah merekrut sebuah tim desainer berbakat termasuk Gian Paolo Dallara dan Franco Scaglione serta menghabiskan waktu selama empat bulan secara intensif, Lamborghini mempersembahkan mobil jalan raya Lamborghini pertama 350 GTV kepada media di ajang tersebut.

Meskipun tampilan ini tidak bisa dibilang sempurna, terutama karena tidak adanya mesin, mobil tersebut mendapat sambutan yang baik yang menandai kelahiran mobil Lamborghini. Selang beberapa tahun, nama Lamborghini tumbuh dan menjadi identik dengan kekayaan dan kemewahan.

Mungkin Anda akan terkejut kalau mengetahui latar belakang Ferruccio Lamborghini. Ia adalah orang yang sederhana namun berani. Ia memulai bisnisnya di dunia pertanian yang terkenal sebagai produsen traktor yang sangat bertentangan dengan supercar eksotis.

Kesuksesan Lamborghini berawal dari kesuksesannya sebagai produsen traktor yang membuatnya menjadi seorang pria kaya raya pemilik beberapa mobil Ferrari. Ia beberapa kali pergi ke Maranello untuk memperbaiki masalah yang berbeda pada kopling Ferrari miliknya.

"Semua Ferrari yang saya miliki bermasalah dengan kopling. Ketika Anda mengendarai secara normal, semua berjalan normal. Namun ketika digeber, kopling akan selip saat berakselerasi," kenang Ferruccio.

"Saya biasa pergi ke Maranello untuk memperbaiki kopling dan mempebaruinya, dan setiap kali kendaraan diperbaiki selama berjam-jam, saya tidak diperkenankan untuk melihat proses perbaikannya," paparnya.

"Permasalahan kopling tidak pernah selesai, jadi saya putuskan untuk berbicara dengan Enzo Ferrari. Saya harus menunggunya sekian lama. "Ferrari, mobil-mobil Anda adalah sampah," keluhku. Ia sangat marah. 'Lamborghini, kamu mungkin bisa mengendarai traktor, tapi kamu tidak  akan bisa mengendarai sebuah Ferrari dengan benar'. Dari sinilah akhirnya saya memutuskan untuk membuat mobil yang sempurna," papar Ferruccio.

Enzo Ferrari, memang memiliki sikap yang 'unik'. Kalimat terkenal yang pernah ia lontarkan cukup kontroversial "konsumen tidak selalu benar". Bahkan Ferrari mendedikasikan satu bab dalam autobiografinya, 'Kesenangan mengerikan saya' untuk konsumennya, yang menyebutkan beberapa dari mereka sepertinya lebih peduli dengan warna Ferrari mereka ketimbang kualitas pengerjaannya.

Jika saja Ferrari mengetahui kalau Lamborghini lebih baik, ia mungkin akan lebih berhati-hati sehingga tidak disisihkan dalam kompetisi di masa depan dengan mudah. Dan bagi Lamborghini, meskipun sebutan traktornya sepertinya dimaksudkan untuk menghinanya, Ferruccio tidak pernah merasa malu dengan awal yang sederhana itu.

Interaksi Lamborghini dengan permesinan tidak hanya mengasah kemampuan mekaniknya sejak ia masih berusia sangat muda. Hal itu juga memicu semangat untuk menciptakan inovasi yang unik. Ini akan menjadi sebuah kualitas yang akan menjadi nilai jual mobil-mobil yang menyandang namanya dan membuatnya berbeda dibanding  pabrikan lain dalam industri tersebut.

Ferruccio Lamborghini lahir pada 1916 di sebuah kota kecil bernama Renazzo di Cento, yang berlokasi di Emilia Romagna. Kedua orang tuanya adalah petani yang mendorong anak mereka keluar dari bisnis keluarga, khususnya ketika ia bekerja di peralatan pertanian milik keluarga.

Namun dari sinilah kecintaan Ferruccio terhadap mekanis tumbuh dan membesarkannya. Sebagai anak muda, industrialis masa depan ini memiliki kecintaan mendalam pada mobil kencang dan sepeda motor.

Ketika pecah Perang Dunia II. Lamborghini telah menuntut ilmu di sekolah tehnik di Fratelli Tadia Institute dekat Bologna dan ia dikenal sebagai sosok yang pandai memperbaiki apa saja.

Setelah ditempatkan  Rhodes, Yunani sebagai seorang mekanik di Regia Aeronautica dan bahkan menyelesaikan tugas sebagai tahanan perang Inggris, Ferruccio menikah dengan istri pertama yang meninggal secara tragis saat melahirkan pada 1974.

Beberapa orang mengatakan bahwa sebuah ide muncul ketika ia berbulan madu. Ia berniat membuat traktor dari bekas kendaraan perang  setelah ia melintasi onggokan beberapa mobil lapis baja yang akan dihancurkan.

Lamborghini Trattori akhirnya dibuat pada 1948 setelah Ferruccio menciptakan sebuah traktor untuk ayahnya, Antonio, dengan menggunakan beberapa komponen kendaraan berbeda dengan mesin Morris 6 silinder.

Model traktor pertama yang dirakit Lamborghini dikenal dengan nama Carioca, namun traktor pertama yang seluruhnya dibuat oleh Lamborghini pada tahun 1950, kecuali mesin Morris, dinamai L33.

Pada pertengahan tahun 1950-an pabrik Traktor Lamborghini di Pieve di Cento yang mulai memproduksi traktor buatan tangan pada 1949, telah tumbuh menjadi salah satu pabrikan perlengkapan pertanian Italia paling sukses.

Sebagai pria berbintang Taurus, Ferruccio todak hanya identik dengan simbol banteng mengamuk, ia juga menunjukkan beberapa ciri kepribadian yang telah dikaitkan dengan individu yang lahir di bawah rasi bintang berlogo banteng. Ia sangat kukuh, tetap membumi dan tidak pernah melupakan akar rumputnya hingga akhir hayatnya.

Ferruccio merupakan pribadi yang sangat bersahaja. Ia bahkan mau membuatkan teh untuk para jurnalis yang datang mewawancarainya di Tuscan Vineyard di mana ia menghabiskan tahun-tahun terakhirnya dalam membuat wine dan membangun lapangan golf.

Di saat yang sama, ia tidak pernah takut untuk mengambil risiko dan traktor-traktornya merefleksikan dahaganya untuk mencapai kemajuan. Salah satu traktor Lamborghini yang paling inovatif di dunia pertanian hadir pada 1966 sebagai traktor pertama  di Italia yang dilengkapi transmisi dengan sistem synchronized.

Pelanggan awal perusahaannya secara khusus menyukai model DT 2R yang merupakan salah satu traktor pertama bersistem penggerak 4 wheel drive ketika dibuat pada 1962. Traktor-traktor Lamborghini juga dikenal sangat efisien sehingga memberikan hasil tambahan bagi petani yang menjalankan bisnisnya mereka sendiri.
 
Meskipun perusahaan menjadi bagian dari SAME Deutz-Fahr group berkedudukan di Italia pada 1972, Traktor Lamborghini terus dengan bangga menciptakan dan memodifikasi traktor-traktor untuk kebutuhan individual bagi para konsumennya.

Jadi, jika Anda mengunjungi museum Lamborghini di Sant'Agata Bolognese, jangan terkejut jika menemukan traktor-traktor yang dipajang di sana. Pasalnya mobil-mobil mewah tidak akan berada di sana jika tidak ada mesin-mesin pertanian tersebut yang membentuk pondasi perusahaan Lamborghini. (OL-07)

sumber :
http://www.mediaindonesia.com/mediaoto/index.php/read/2012/04/16/4147/6/Sejatinya-Lamborghini-adalah-Produsen-Traktor

No comments:

Post a Comment

 

Popular Posts